Dibalik Makna InsyaAllah

label




Gua Ashabul Kahfi
Gua Ashabul Kahfi
Suatu kisah menarik dari ayat Al-Qur'an mengenai bagaimana sikap kita ketika berjanji kepada seseorang. Karena janji adalah hutang dan hutang wajib untuk dibayar. Oleh karena itu, suatu janji wajib hukumnya untuk ditepati, bahkan bila seorang berjanji lalu diingkarinya tanpa uzur, maka ia tergolong memiliki tanda orang munafik yang akan kekal di neraka bersama orang-orang kafir. Namun karena seseorang tidak bisa memprediksi bahwa ia bisa dan pasti mampu melaksanakan sesuatu yang telah dijanjikannya pada orang lain pada masa yang akan datang, maka seharusnya ia menyertakan janji-janjinya untuk masa datang dengan sebuah kalimat Insya Allah (jika Allah menghendaki) atau bi Masyiatillah (dengan kehendak Allah) atau illa An YasyaAllah (kecuali jika Allah menghendaki).

Mari kita simak arti dari surat Al-Kahfi ayat 23-24
Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: "Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi, (Q.S. Al-Kahfi ayat 23)kecuali (dengan menyebut): "Insya Allah". Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: "Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini". (Q.S. Al-Kahfi ayat 24)

ASBABUNNUZUL.
Diriwayatkan Ibnu Abbas, dia berkata bahwa orang-orang Quraisy datang kepada Rasulullah saw. menanyakan kisah pemuda-pemuda zaman dahulu yang pergi ke gua. Sehubungan dengan itu, dengan tergesa-gesa beliau mengatakan, "Besok akan kujawab pertanyaanmu itu." Ternyata, setelah lima belas hari wahyu tidak kunjung turun. Ayat 23-24 ini pun turun sebagai peringatan agar jangan tergesa-gesa berjanji sebelum wahyu turun. Apabila berjanji, sertailah dengan ucapan 'InsyaAllah' (Jika Allah menghendaki). (Asbabun Nuzul, Studi Pendalaman AlQur'an: 568)

Jadi dari surat Al-Kahfi ayat 23-24 kita dapat mengambil hikmah sebagai berikut,
  1. Apabila berjanji janganlah tergesa-gesa, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari.
  2. Ketika anda berjanji kepada seseorang maka sertailah dengan ucapan InsyaAllah
  3. Kata “Insyallah” merupakan wujud pengakuan atas kelemahan diri di hadapan Allah sembari bekerja keras karena proses yang ditempuhnya belum menemukan kepastian hasil.
  4. Jika berjanji dengan disertai kata InsyaAllah, juga harus berusaha dengan semaksimal mungkin jangan sampai mengecewakan dan merugikan orang lain.
Share This :

Perkenalkan saya Wahyu Eko Nugroho. Biasa dipanggil Wahyu. Disini saya adalah pemilik dari blog Wahyu-San. Semoga blog ini kedepannya dapat bermanfaat bagi kita semua. Tetap selalu semangat.

Related Post

avatar

bermanfaat banget hehe, insyaalaah :)

delete August 20, 2017 at 3:11 PM
avatar

Terima kasih mas sudah berkunjung ke blog saya :D

delete August 20, 2017 at 7:11 PM



sentiment_satisfied Emoticon