Belajar Budaya Konfirmasi dari Burung Hud-Hud

label




Burung Hud-Hud
Burung Hud-Hud

Suatu kisah ada seorang nabi yang memiliki singgasana yang sangat besar. Kerajaannya itu memiliki banyak prajurit, dan tak hanya dari kalangan manusia saja melainkan prajuritnya juga berasal dari kalangan jin, hewan-hewan, dan sebagainya. Nama beliau adalah Sulaiman bin Daud as,yang merupakan seorang nabi dan anaknya nabi. Nasabnya yang bersambung kepada Nabi Ishaq bin Ibrahim as. sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Katsir dalam kitabnya ‘Al-Bidayah wan Nihayah’. Selain itu Nabi Sulaiman juga dapat berbicara dengan hewan-hewan, seperti burung-burung bahsan semut.

Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: "Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata". (Q.S. An-Naml Ayat 16)

Sebuah kisah ada terkandung dalam surat An-Naml ayat 20 – 27 yang mengisahkan mengenai Nabi Sulaiman dan burung hud- hud. Pada ayat – ayat selanjutnya dikisahkan pula tentang Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis yang merupakan kisah lanjutan dari apa yang dibawa oleh Hud –hud. Yuk simak ayat berikut...

Dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata: "Mengapa aku tidak melihat hud-hud, apakah dia termasuk yang tidak hadir. (Q.S. An-Naml Ayat 20)
Sungguh aku benar-benar akan mengazabnya dengan azab yang keras atau benar-benar menyembelihnya kecuali jika benar-benar dia datang kepadaku dengan alasan yang terang". (Q.S. An-Naml Ayat 21)
Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud), lalu ia berkata: "Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini. (Q.S. An-Naml Ayat 22)
Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar. (Q.S. An-Naml Ayat 23)
Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk, (Q.S. An-Naml Ayat 24)
agar mereka tidak menyembah Allah Yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. (Q.S. An-Naml Ayat 25)
Allah, tiada Tuhan Yang disembah kecuali Dia, Tuhan Yang mempunyai 'Arsy yang besar". (Q.S. An-Naml Ayat 26)
Berkata Sulaiman: "Akan kami lihat, apa kamu benar, ataukah kamu termasuk orang-orang yang berdusta. (Q.S. An-Naml Ayat 27)

Nah teman-teman, setelah kita simak bareng-bareng mengenai kandungan dari ayat ini apa sih yang dapat kita pelajari, khususnya dalam dunia perkuliahan?

  1. Pentingnya budaya konfirmasi, dengan melakukan konfirmasi tentunya kita akan memudahkan koordinasi dengan orang lain sehingga pekerjaan yang kita lakukan bersama menjadi lebih mudah dan cepat terselesaikan.
  2. Memberikan alasan yang jelas ketika tidak dapat menghadiri suatu pertemuan
  3. Membuat sebuah peraturan dan juga konsekuensi jika melanggarnya

Mungkin cukup ini dulu yaa teman-teman mengenai sharing kali ini, semoga bermanfaat untuk kedepannya.


Share This :

Perkenalkan saya Wahyu Eko Nugroho. Biasa dipanggil Wahyu. Disini saya adalah pemilik dari blog Wahyu-San. Semoga blog ini kedepannya dapat bermanfaat bagi kita semua. Tetap selalu semangat.

Related Post



sentiment_satisfied Emoticon